Wednesday, October 20, 2010

Mau Demo? Baca Postingan Ini Dulu


Selamat Pagi Sahabat DJ Site Semua,

Ehm, mumpung masih ada waktu sebentar, saya mau posting dulu ah hhe... Masih pada semangat gak nie? hho... Klo saya sih masih semangat haha..... Oiya, Dari bangun tidur pagi ini, hampir semua berita TV yang saya tonton beritanya pasti tentang Demo besar-besaran yang akan dilakukan oleh Ormas Dan Mahasiswa di Depan Istana Negara hari ini. Mank hari ini, peringatan apaan sih? GUBRAK!!! Peringatan 1 Tahun Pemerintahan SBY-Boediono kang ... Owh... maklum saya kan bukan Pro SBY wkwkwk.... Dan katanya sih akan ada 2000 Orang yang turun ke Jalan hanya untuk Demo "menggulingkan" pemerintahan Pak BeYe. Dan serasa mau membuktikan klo dirinya bukan "pengecut", Pak BeYe pun berjanji akan ada di Istana Negara dan tidak akan kemana-mana. Yakin Pak? klo yang Demo bawa samurai mau nebas leher Bapak gimana? hhe... Biarkan Pak BeYe yang membuktikan ucapannya

Dan disisi yang lain, saya rasa Wartawan banyak yang diuntungkan oleh Kejadian ini, gimana nggak lha orang di Google News aja "Keyword Demo 20 Oktober" masih yang paling laris di cari koQ haha... dan waktu di klik pasti Portal Online kaya Kompas udah nongkrong santai nunggu diklik para netter, apalagi koran ya hho...... mungkin udah habis dari jam 5 subuh haha....

Nha, terus pertanyaan saya sekarang untungnya Demo ini apaan? silahkan pikirkan dulu, saya kasih waktu 5 Menit deh sekalian saya mau minum dulu...... Cheerrrss....(glek..glek..glek..)...

Udah ketemu jawabannya? kemungkinan sih jawaban anda akan beda sama saya lha wong pikiran kita beda haha... tapi klo untuk saya pribadi tetep gak ada untungnya dan sebaliknya yang ada ini cuma menimbulkan masalah baru... Lho tapi kan ini negara demokrasi yang rakyatnya bebas mengeluarkan pendapat? iya bener, pertanyaan saya sekarang, terus apa yang saya lakukan dengan blog ini bukan mengeluarkan pendapat? sama aja kan? dan disatu sisi, saya gak harus ngorbanin kehidupan para Supir Angkot, Bus atau para karyawan bahkan guru yang harus rela macet-macetan berjam-jam hanya karena tindakan konyol dari Ormas Dan Mahasiswa yang dengan bangga mengatakan klo mereka itu membela kesejahteraan rakyat... yang dengan bangga dorong-dorongan dengan polisi hanya untuk ng'rubuhin pager besi di Istana Negara dan yang dengan bangga teriak-teriak pake "toa" ketika Adzan Dzuhur dikumandangkan sementara banyak orang sedang menjalankan Ibadah Sholat dzuhurnya...

Dan klo ucapan saya salah, tunjukkan dimana letak kesalahannya?

Bukankah sebaik-baiknya orang, adalah mereka yang bermanfaat buat orang lain? dan klo tindakan anda justru mengahambat aktivitas orang lain, dapatkah itu dikatakan anda membela kesejahteraan mereka? silahkan dijawab sendiri...

Yang pasti mau dibayarpun saya ogah ikut Demo menentang SBY, karena biarpun saya "muak" sama pemerintahannya, dengan jujur harus saya akui klo beliaulah yang saya contreng kemaren... dan sebagai orang yang patuh hukum, saya lebih baik nunggu pemerintahan beliau selesai 3 tahun mendatang, toh kepemimpinan seorang Presiden hanya 2 Masa jabatan kan? Urusan anaknya mau nyalonin mah "sa bodo teing atuh", Bapaknya aja ditentang apalagi anaknya....

Jadi, klo diantara anda ada yang mau niat Demo tapi belum berangkat, mending anda pikirin dulu tindakan anda merugikan atau nggak... dan dari pada Demo di depan Istana Negara yang belum tentu juga SBY mau keluar nemuin anda dan parahnya lagi anda malah menghambat aktivitas orang lain dan kaya yang saya bilang tadi justru mengganggu orang yang sedang melaksanakan Shalat Dzuhur, alangkah baiknya klo anda ngirim tulisan ke Portal Berita Online kaya detik atau bikin postingan protes anda di blog.

Tapi saya kan gak bisa nulis? lha ngapain aja lu dari TK diajarin nulis A, B, C, D, ... sampai Z? emank itu bukan nulis? klo yang jadi masalah anda adalah temanya, nie saya kasih beberapa gambaran tema....

1. SBY, satu-satunya Prsiden yang Mendukung Korupsi.
2. Antara Presiden Indonesia Dan Presiden Chile.
3. Belajar Melakukan Korupsi Bersama Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2.

Dan masih banyak lagi yang bisa anda buat sendiri.

Mau saya bahas dikit biar anda ngerti gambarannya? Okeh

Judul Pertama, mungkin terdengar cukup ekstrim. Tapi klo anda pikirkan lebih dalam sebenernya sih biasa aja. Maksud saya gini, dulu kan Pak BeYe yang membuat Undang-undang anti korupsi dan membuat lembaga yang begitu variatif dengan jumlah sebanyak varietas beras. Tapi kenapa sekarang Pak BeYe juga yang menandatangani Grasi untuk para Koruptor?

Judul Kedua, Klo ini saya rasa anda udah bisa membayangkannya, Yupz, tindakan Presiden Chile yang luar biasa tanggap dengan nasihb para penambangnya yang terperangkap 2000 meter di dalam perut bumi. Tepatnya, 180 derajat dari Presiden kita yang cuma bisa berkunjung, pidato, tanpa memberiak hasil apapun....

Judul Ketiga, Ini juga yang lumayan menarik perhatian saya dan biarpun bahasanya sedikit "nyesek" tapi itulah kenyataannya untuk saya. Gimana nggak, cuma mau belajar Pramuka, rame-rame Study Banding ke Afrika, yang saya rasa orang Afrika justru bakal ketawa klo tau kita mau belajar Pramuka sama mereka. lha orang Baju Pramuka aja mereka gak punya. Terus yang baru aja diperbincangkan, yaitu rencana Studi Banding dan belajar etika ke Yunani, dan ini yang buat saya terlalu gak masuk akal. bukannya mereka itu Wakil Rakyat ya? bukannya mereka itu anggota Dewan ya? koQ masih perlu belajar etika kan lucu.... apa selama sekolah dulu gak pernah dapet pelajaran Budi Pekerti toh? lha pantes korupsi terus haha... dari pada jauh-jauh ke Yunani, mending mereka itu belajar mendengarkan Aspirasi rakyat kaya kita ini, saya yakin lama-lama etika mereka bagus sendiri...

Gimana? udah punya gambaran? apa masih niat demo? klo masih niat juga terserah anda sih.. asal ya itu pesen saya, Jangan bikin susah orang lain, antara lain:

1. Jangan bikin macet dan membuat aktivitas orang lain terhambat. Mank anda mau ng'biayain keluarganya klo tuh orang terlambat sampai di Kantor karena Demo yang anda buat? klo kantornya yang punya orang Indonesia sih gpp, klo yang punya orang Jepang bisa langsung disuruh pulang dan dipotong gajinya. yang ada anda yang dikutuk sama mereka...

2. Jangan bawa-bawa KeBo, Kasian tuh KeBo bisa-bisa besoknya dia gak mau klo disuruh ng'bajak sawah. Mending juga anda donasiin KeBo saya dan Pak Jiox aja haha...

3. Jangan bakar-bakar ban, emank lu kata gampang bersihin sisanya, terus klo aspalnya pada rusak mau gitu lu gantiin kerusakannya? gak kan? nha itu tau... dari pada u ikut buang-buang uang negara cuma buat ngaspal jalan mending gak usah segala bakar-bakar ban..

4. Jangan ng'rubuhin Pager Istana Negara. Kenapa? bisa-bisa itu malah jadi Objekan buat pemimpin kita untuk kembali make uang rakyat atau bisa juga besoknya justru berita yang mencuat adalah aksi ararkis para demostran. padahal emank pagernya yang udah rongsok..

5. Jangan teriak-teriak pake Toa klo udh masuk waktu Dzuhur, yang ada lu ikutan dosa tuh mengganggu Ibadah orang lain. udah gak shalat, teriak-teriakan kaya dihutan lagi pas Waktu Dzuhur.

Terakhir, sama seperti anda, saya pun gak suka dengan pemerintahan Pak BeYe, bahkan waktu beberapa hari lalu Sobat Rizky2009 nanya begini kesaya:

kalau saya misalnya harus memilih pemerintahan era pak harto dan pemerintahan setelahnya sampai kekarang pak SBY, saya masih tetap memilih pemerintahan pak harto sob, gimana dengan sobat ferdinand ?

Saya jawab, saya lebih suka pemerintahan Pak Harto, karena biarpun hutangnya banyak tapi rakyatnya makmur, gak kaya sekarang hutang tetep banyak tapi rakyat tambah ngawur...

Jadi, silahkan Demo klo itu bermanfaat dan gak mengganggu, tapi klo sebaliknya cobalah pahami kata-kata saya, dan mending anda buat tulisan dan anda kirim ke detik.com....


Buat Sahabat DJ Site Semua, Happy Blogging 'N Have A Nice Day...


60 comments:

  1. setuju. gue paling males sama yang namanya demo demo. jalanan udah macet masih juga ditambah macet. anyway perkara pak Harto ato pak Beye. gue juga prefer pilih pak Harto. dia itu ibarat bapak, rela ngutang buat anak-anaknya. nah anaknya itu ya rakyat Indonesia. meskipun utang bejibun, tapi rakyat makmur. pendidikan terjamin. hidup enak ga pake beban, apalagi yang rusuh-rusuh. kasian si bapak, malang banget nasibnya. demi kebahagiaan anak justru dianggep laknat *halah gue sotoy ya? peace meeen :))

    ReplyDelete
  2. demo hanya meninggalkan banyak masalah pada kedua belah pihak

    ReplyDelete
  3. saya kadang suka senyam senyum kasihan lihat presiden kita sekarang,kadang suka banget curhat2 geje yg ga penting,kok bisa ya -_-'

    sorry kalo oot ya sob...mudah2an yg demo ga anarkis itu harapan ane ^_^

    ReplyDelete
  4. Kayanya ibukota memang akan di banjiri pendemo hari ini Brader...!!!
    Saya setuju dengan tulisan diatas,diharapkan kepada pendemo untuk bisa berdemo dengan tertib saja dan jangan sampai menimbulkan tindakan anarkis yg dapat merugikan...!!!

    Kalau pak SBY ya mau gimana lagi saya ga bisa koment udah seperti itu ....

    ReplyDelete
  5. demo perlu juga mas Ferdi untuk memberikan tekanan kepada Pemerintah yg berkuasa, karena kalau melalui tulisan untuk saat2 ini sulit (takut "penguasa" ngga pernah baca), namun saya setuju harus diatur mekanismenya agar tidak mengganggu keteriban umum, & demo pun perlu dgn strategi, jangan hanya mengandalkan jumlah massa, misalnya apa sih yg dituntut ... & berapa lama batas waktu yg diberikan ...., kalau itu tdk terpenuhi/tdk direspon bisa para pendemo, mis : pelajar/mhsw mogok belajar dan banyak cara dilakukan tanpa harus bersikap anarkis. Btw nice posting & salam

    ReplyDelete
  6. Silahkan yang mau demo, saya cuma bisa dukung dari rumah... saya juga sudah kurang sreg dengan kondisi sekarang ini, makin nggak jelas... :D
    asalkan jangan anarkis, damai tapi mengena, syukur-syukur yang di demo mau menemui atau minimal nggak pergi kemana-mana he.he

    ReplyDelete
  7. Demo boleh saja asalkan yang teratur....
    saya

    ReplyDelete
  8. asalkan jangan anarkis nggak apa-apa

    ReplyDelete
  9. aku demo disini wae..
    keboku kok ikut dibawa-bawa wkwkwkk...
    senada seperti mas Warna tulisan, demo itu perlu niatnya mungkin juga baik untuk 'show power' agar tidak ditindas semena-mena, tapi caranya kadang yang mungkin kurang 'pas'..

    ReplyDelete
  10. dengan jujur harus ane akui klo ane 'belum pernah mencontreng wajah presiden' sejak dapet kartu.. xexexe..
    pak BY apa pak dhe Suharto,
    Mbah Suharto telah menciptakan 'Jakarta Minded'
    ane pilh BK he he.. kata simbah, waktu resesi dunia, rakyat makan nasi jagung Mbah Karno dan Mbah Hatta juga makan nasi jagung.. kabuur

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah samapai saat ini say belum pernah yang namanya ikutan demo dan berharap gak akan pernah terlibat yang namanya demo,,, buang2 waktu dan tenaga saja.....

    ReplyDelete
  12. iya, mending blogging deh dari pada demo.

    ReplyDelete
  13. 'jenuh' fer..hehehe..

    tapi beneran sih, mendingan bikin sesuatu yang elegan gitu..dan terus berupaya ke arah yg lebih baek di bidangnya masing2..

    bwt wakil rakyat yg mo pergi jg, mending pikir2 lagi *ato malah udah pergi ya..hihihi*..mending belajar aja di tempat sendiri..jd ga perlu biaya banyak..modalnya hanya kepekaan nurani aja koq..:)

    ReplyDelete
  14. Whhaaaa... rombongan demo nya baru aja lewat depan kantor saya 5 menit yang lalu...

    Saya ga habis pikir.. mereka gada kerjaan gitu? demo2 segala.. emang dapet apa dari demo??? hhmmmm....

    ReplyDelete
  15. Setuju banget dengan ulasan di atas. Mendingan dana yang untuk demo di kumpulin terus disumbangin ke mesjid atau panti asuhan ya Bro?
    'Ijin Pasang Link' biar tahu update-annya.
    Harus di ijinin, kl nggak...........!!!!

    ReplyDelete
  16. seandainya indonesia bisa / mau sedikit berkaca kepada negara yg pernah menjajah negeri ini, yup bener bgt sob, jepang.... kenapa saya sebut jepang ? apa saja brahasioa sukses orang2 jepang / negara jepang, kuncinya merasa malu, kenapa malu, mungkin sobat ferdinand dah tau, seorang pemimpin di jepang ntah lembaga perusahaan / lembaga pemerintahan, atau lembaga2 yang lain, apabila seorang pemimpin merasa tidak berhasoil memimpin anak buahnya / bawahannya, ia sangat malu sekali, sebagai bentuk tanggung jawabnya maka ia akan langsung mengundurkan diri, bahkan ada yg sampai bunuh diri karena merasa malu, bahkan juga ada tempat khusus di jepang u/ tempat bunuh diri, makanya jepangcukup sukses membangun negaranya kembali setelah negaranya di lu;luhlantakkan, masih ingatkan Bom hiroshima & nagasaki ? seandainya indonesia bisa seperti itu saya yakin korupsi pasti g akan ada dinegeri ini, demopun pasti g akan terjadi, ingat dengan pemerintahan suharto, koruptor culik bunuh, intinya g pakai babibu lagi, setelah era soeharto adakah presiden yang mau turun lapangan langsung, misalnya kesawah, hanya soeharto yang bisa melakukan itu semua, bahkan ia mengunjungi sawah2 para petani dengan penyamarannya juga tanpa kawalah, sampai2 soeharto ketiduran di sawah, sampai pada akhirnya Indonesia disebut sebagai macannya asia, duniapun segan dengan indonesia, kini sekarang indonesia jd macan ompong, ompong masih bagus masih ada giginya, lhawong giginya udah abis, indonesia kembali disegani oleh dunia saat gus dur menjabat presiden, tp sayangnya beliau tak bertahan lama akibat orang2 yg kontra dengan beliau menggunakan sehgala cara untuk melengserkannya, kalau begini caranya Indonesia tak akan pernah bisa memberantas korupsi serta masalah2 yang lain, maaf sob kl OOT, maaf juga kl saya baru biusa berkunjung kesini, happy blogging aja sob

    ReplyDelete
  17. kalo menurut aku sendiri, demo itu boleh saja kang tapi yang teratur dantertib dalam meyalurkan aspirasinya atau protes.

    la tapi anehnya jaman sekarang aturan ini sudah tidak di indahkan lagi malah tawuran akhire.
    yo ngelu kabeh la'an

    ReplyDelete
  18. mahasiswa bagusnya dan bner ya kuliah biar tercapai status sarjananya lalu kemudian setelahnya ikut bantu negara agar maju dan baik..bukan malah anarkis bikin orang ngeri dan tertawa melihat ketololan bukan?...ya sayang jika baru semester awal dah dema demo ga jelas, karena ada yg di tanya: Ini demo apa ya dik?...jawabnya: wah ga tau ni pak..cuman ikut 2 an aja....hahahahhahaha.....

    ReplyDelete
  19. @ Piacerre Sinyorin ☺: Bener ta...gw sependapat... dan itu juga yang gw heran kenapa sampe sekarang Pak Harto gak pernah jadi pahlawan nasional dan malah dibenci dimana-mana.. padahal klo bukan karena hutang yg dibuatnya untuk rakyatnya kayanya kita gak akan sampe ke pertumbuhan ekonomi yg kaya sekarang..

    @ Djangan Pakies: itu yg juga aku katakan dipostingan ini kang..

    @ Zan Insurgent: iya ya SOb.. kadang aku juga heran sama Pak BeYe.. suka banget curhat Geje di TV...

    untuk Demonya sayangnya udah anarkis sob... ada 1 yg tertembak dan 2 ditahan...

    @ ChugyGOGOG : sayang udah terlanjur rusuh Sob hhe... klo Pak BeYe .. ya gitu deh haha..

    @ Warna Tulisan: klo yg sepeti itu aku sependapat SOb... klo itu kan aturannya jelas.. masalahnya yg sering terjadi di Indonesia ya itu.. aturannya gak pernah jelas... dan tau2 ujung2nya pasti rusuh.... Maksudku nulis postingan ini ya dari pada rusuh kan lebih baik nyumbang tulisannya aja di Portal Berita kaya Detik yang udah jelas pasti dibaca org bahkan kadang Menripun kan ikut baca hhe... makasih Sob... aku setuju koQ klo demonya seperti yg sobat sebut...

    @ Sukadi Brotoadmojo : Nha, itu dia klo yg di demo mau nemuin mah mending .. lha ini malah Mahasiswa yg bentrok sama Polisi hhe..

    @ Tip Trik Blogger & Imtikhan: itu harapanku

    @ Memasang Script Admob di Blogger : aku pun setuju Pak... cuma ya itu kadang akhirnya anarkis yg aku gak suka hhe.. KeBo-mu biar terkenal wkwk...

    @ simple tips(Alkatro): klo itu ya sama .. aku juga lebih milih BK N hatta Pak hhe..

    @ Asis Sugianto: Yupz, tepat Sob.. klo Demo di negara lain sih gpp selalu didenger dan gak rusuh klo disini...

    @ ReBorn : yoyoi Brader :P

    @ windflowers: jenuh ya, Sama aku juga hhe....Nha bener tuh buat apa coba pergi ke Yunani belajar etika halah..

    @ aLamathuR d'hileudjapanist II: haha... itu yg juga aku heran Sob..

    @ Kapuk Online: nha itu lebih baik haha... OK Sob.. Linknya aku pasang balik ntar... Thnx

    @ Rizky2009 : bener tuh Sob.. setuju bgt... aku juga udah sering baca tentang negara Jepang... dan emank itu juga yg kadang aku heran.. hanya karena kinerjanya gak maksimal kadang sampe gantung diri.. beda sama pemimpin kita... maksimal syukur gak maksimal ya udah... bener tuh.. Indonesia Disegani cuma saat Bung Karno, Pak Harto dan Gud Dur yg menjabat.. selebihnya cuma kaya hewan peliharaan ... gpp Sob.. sekali2 emank perlu digituin... Yupz.. aku juga sring telat hhe..

    @ fb : sayangnya gak Sob..

    @ Tomo: haha..sayangnya aturannya udah gak diperdsulikan Cak hhe..

    @ Belantara Indonesia : nha, itu yg juga sering aku temui Sob.. Demo koQ gak tau apa yg dituntut... gitu tuh klo Demo cuma karena ikut2..... Demo ikut... tawutan ikut... akhirnya temennya mati dia pun ikut mati ditembak polisi karena terlalu rusuh...

    ReplyDelete
  20. thx atas inpirasi artikelnya..hehhehehe....ya klik ajalah nickku sob.halah promo...

    ReplyDelete
  21. Demo dan demo kok belum ada habis-habisnya ya ? Sampai jenuh mendengar dan melihatnya. Apakah tidak ada lagi hal yang lebih produktif untuk dilakukan ? Apakah Presiden SBY telah melanggar UUD 1945, Undang-Undang atau bertindak inkonstitusional ? Hendaknya demo dilakukan dengan 'cerdas, kritis dan santun. Semoga Indonesia tetap menjadi bangsa timur yang ramah dan santun terhadap pihak atau orang lain.

    ReplyDelete
  22. wah sepertinya isu penggulingan EsBeYe cuma omong besar.. demo massa masih terus berlanjut dan beringas,,tapi bisa dikendalikan:) apapun yg terjadi..digulingkan atau tidak..seharusnya demo besar2an hari ini menjadi cermin pemimpin pemerintahan kita untuk bekerja lebih baik lagi dalam sisa masa pemerintahan! hope for the best for this lovely Nation!

    Rakyat hanya menyuarakan apa yang membuat mereka gamang akan janji2.. Thanks dj-site for share.. Sukses ya DJ-Nan!

    ReplyDelete
  23. tadi aku melihat di tv demo dengan menyerang mobil ber-plat merah, hm... padahal itu kan milik negara, milik kita juga, kenapa harus dirusak ya?

    ReplyDelete
  24. Sebetulnya para pemimpin malu didemo terus menerus kan berarti gak berez-berez meski ada juga sih yang karena unsur politik saja.

    Tapi paling gak jangan menutup mata juga telinga dan hanya sekedar wacana. Para petinggi ini ulahnya makin membingungkan kayak anak TK (bener kata Alm. Gus Dur) kerjaannya main-main dan meninggalkan mainan (buat berantakan negara saja).

    Dan yang paling menyedihkan, Pak Beye gak bisa tegas. Kebijakan yang diberikan hanya kebijakan "titipan" entah dari organisasi atau koneksi.

    Weleh weleh....embohkah..

    ReplyDelete
  25. menuurtutku demo itu gak ada gunananya

    ReplyDelete
  26. Demo sekarang biasanya ditutup dengan kerusuhan..Sepertinya tanpa ada rusuh demo tu ga mantap rasanya...Sebaiknya pemerintah juga harusnya jangan takut dengan aksi demo apalagi mengerahkan aparat keamanan dalam jumlah banyak...


    Oya sob, bagi cara cepatnya bikin stabil koneksi donk? Kebetulan aku pake speedy n three. Aku udah nyoba browsing tapi bingung juga karena kebetulan yang dipake patokan buat contohnya tu Windows XP, Nah aku pake windows7. Gimana tuh sob??

    ReplyDelete
  27. @ Belantara Indonesia : huahahha..... OK bozz aku klik ntar wkwkw..... bebas gratsi koQ promo gak kaya Xl klo di DJ Site mah haha... *malah nambah promo

    @ Herdoni Wahyono : itu yg juga aku pikirkan Sob.. makanya aku bilang klo gak bermanfaat ya gak usah demo.... lha wong dulu yg milih kita2 juga ya sob..

    @ dee: aku harap gtu dee.... masa sih pemerintah masih nggak ngerti apa yg diinginkan rakyat hho(tumben kata2 gw bener haha).. Sukses juga dee :P

    @ joe: iya SOb... aku juga liat. parahnya lagi mobil calon jamaah haji ikut dirusak ..

    @ Muza elbanaf : haha.. bener aku setuju sama kata2mu Mbak.. kebijakannya cuma titipan dan entah dari mana haha....

    @ Didiet : haha.. klo bener sih ada gunanya sayangnya jarang yg bener..

    @ mixedfresh: bener tuh.... gak demo dirasa gak pas ya .. parah emank negara ini ...

    >> Oiya .. aku lupa haha... ntar aku cari dlu ya yg speednya... klo yg tree setauku asal wilayahnya bagus koneksinya lumayan cepet koQ... soalnya aku pernah pake... dibanding speedy sih aku masih lebih suka 3 hhe.... ntar ya Sob... aku cari dlu hhe...

    ReplyDelete
  28. yang demo biarlah demo... paling cuma ikut2an dibayar...

    lagian saya juga bingung ama ni negara kang, di berita yang diomongin masalah2 gini,, gitu... kayanya rakyat kecil ga pernah dapat tanggapan...

    untuk anggota DPR yang belajar ETIKA, mereka ga pernah makan bangku SD tuch..

    klo yang diatas masih pada belajar etika, gimana bisa ngurusin yang dibawah.

    ReplyDelete
  29. Betul Mas, masih banyak cara menyampaikan pendapat yang lebih etis dan kritis, tanpa merugikan masyarakat dan fasiltias umum...
    SALAM dari Kendari..

    ReplyDelete
  30. @ secangkir teh dan sekerat roti : hahaha.. udah bosen ya Sob...

    @ Azis Lamayuda : hha... kayanya sih gtu.... masa udah jadi anggota dewan masih mau belajar etika lagi.. jauh lagi ke Yunani wkwkw.....

    @ TuSuda: itu maksudku Sob... Sukses sob :P

    ReplyDelete
  31. Masalah yag cukup rumit! lagi pula saya ada jauh dari kediaman presiden, jadi nggak bakalan demo! jauh, hahahaha. dan zaman pak harto saya baru lahir sob hehehehe.

    salam Happy Blogging dan selalu pnya hari yag indah!

    ReplyDelete
  32. saya sendiri juga heran sob sama para mahasiswa itu...maksudnya apa, gitu saya sendiri tidak paham lo...kok adanya cuma demo terus...bukannya saya membela pak sby,,kalo dipikir2 memimpin satu negara itu kan tidak gampang...walallyuh...mbohlah mendingan happy blogging,,,

    ReplyDelete
  33. @ Ghani Mospies: enak donk Sob.. klo gtu.. gak mesti macet2an kaya disini hhe... Happy blogging juga Sob...

    @ k.o.s/Komunitas Online Sragen: itu yg aku heran juga Sob.... makanya aku bilang biarin aja Pak BeYe nyelesain pemerintahannya sampe 3 tahun lagi .. aku nggeh mboh lah hhe... Happy blogging sob..

    @ Sang Cerpenis bercerita : bagi Dund.. :P

    ReplyDelete
  34. @Piacerre Sinyorin ☺lo main ke posting gue yang ini dooong hehehehe ikutan juga yuk lomba internet sehat itu ;p jangan lupa nyampah yaa gue tunggu :D

    ReplyDelete
  35. Setuju! Saya juga males bgt ikut2an demo yang justru ikut menyusahkan masyarakat lainnya. Apalagi sampai merusak fasilitas2 umum, bertindak anarkis, bakar-bakaran, dsb.

    ReplyDelete
  36. dulu tahun 1998 saya pas semester 6 waktu itu , demo kala itu damai dan tidak pernah merusak jadi kok sekarang demo banyak yang anarkis ya, apa gunanya seperti menyandera mobil plat merah pasti negara aja yang rugi

    ReplyDelete
  37. saya kurang suka pemerintahan soeharto maupun sby.... kalo demo sebaiknya tertib, kalo bakar2an berarti niatnya adalah anarki

    ReplyDelete
  38. Yang demo itu kan tumbal politik. Tapi berjiwa preman. Nanti setelah dia dewasa (sekarang mereka kan masih kanak2. Suka di hasut), nanti mereka juga akan melakukan hal yg sama jika sdh berkarir di situ. Biasanya bgt.

    Kalau dia tdk tergolong preman, dia tdk mau demo dg otot. Tapi dg otak....

    Kita demo blogging saja mas Fer..
    Demo memerangi setan anonim hahaha....!

    ReplyDelete
  39. Hallo sobat Ferdinand, demo kemarin nggak sebesar dan se-chaos yang dibayangkan plus di takutkan SBY, jam 5 dah pada bubar. Juga, nggak ada demo di Bundaran HI qe3

    SBY mah ketularan lebay, sante aja pak. Selonjoran di Ancol atau mancing ke Parung qe3

    ReplyDelete
  40. Demo sih demo, tp musti tau apa yg didemo'in, jgn asal sradak sruduk aja. ujung2nya masyarakat lg yg kena getahnya.
    udh menghambat aktifitas byk org lg.
    bosen sob ngliatnya, bkn malah aku dukung, mlh bikin greget...
    udh dibuang kmn tuh nilai2 Pancasila???
    mau jd apa sih Indonesia?

    oya, kalo ada pertanyaan mending mana, zamannya Pa Harto atw zamannya Pa SBY, aku lngsung jwb: "zaman Pa Harto, coz rakyat gak ada yg ikut2an pusing, adem2 aja"

    ReplyDelete
  41. Pak SBY memang pantas untuk didemo setujuuu karna menurutku dia gagal dalam masa pemerintahannya, buktiny ak tetep susah hehehe :p

    tp ak gak setuju kemaren demonya banyak yg anarkis, pada rusuhh
    duh malu2in demo untuk kebaikan negri koq pake anarkis, bikin meresahkan masyarakat ajah

    duh maap ya om baru mampir, lg sakit dr kmrn sakit fisik dan sakit hati jd gak update2 blog dan gak blogwalking hehehe :p

    ReplyDelete
  42. kunjungan pagi gan
    met beraktifitas ya

    ReplyDelete
  43. Salam
    Berkunjung aja kawan, mo comment sudah byk yg sama ngewakilin pemikiran saya diatas...

    Salam kawan

    ReplyDelete
  44. @ piacerre sinyorin ☺: OK ta.. I'm Coming...

    @ Tongkonanku: yupz, itu dia parahnya demo di Indonesia Sob..

    @ berpikir positif : bener Sob.... demo dulu sama sekarang kayanya emank udah berubah 180 derajat,malah kadang klo gak bentrok dianggap bukan Demo..

    @ waroeng ubuntu: Yupz, itu yg emank akhirnya dikenal satu kata bernama Anarki

    @ Erianto Anas: bener juga Prof.. klo gitu biarkan aja lah hahah... OK berantas tuntas haha..

    @ Halaman Samping-nya Inung Gunarba: wah apa kbr Sob... udah lama nie gak keliatan hhe.. iya bener gak terlalu wah kaya yg diberitakan... malah ada yg nyemplung ke Bundaran HI tuh BUle haha....

    @ penghuni60 : Nha aku juga bilang gtu Sob... klo gak menghambat aktivitas org lain sih ya silahkan aja ya Sob.... klo nilai2 pancasila kayanya udah terbuang jauh tuh.. apa jgn2 Pancasila aja udah pada gak hafal kali Sob.. wkwk..

    @ Corat - Coret [Ria Nugroho] : aku juga masih susah nie :P, Owh ria lagi sakit toh... wah2.. berat nie udah sakit fisik eh sakit hati juga... ada pa nie? hho :)

    @ Tip Trik Blogger : met aktivitas juga SOb..

    @ DenBaGas: klo gtu idem aja SOb haha...

    ReplyDelete
  45. Maaf telat baru bisa nongol ...
    Menurut saya nie, demo sekarang ini sudah tidak ada sisi sakralnya atau buka sesuatu yang luar biasa. dimana-mana ada demo seperti orang jual kacang. dan kebanyakan bukan membuat masyarakat tentram dan aman, malah sebaliknya. Jika ada kabar demo, masyarakat pasti milih menjauh lebih baik bangun jiwa dan raga masing-masing dululah. Kalaulah demo saya salut ama demo yang santun dan beradab.

    ReplyDelete
  46. saya sudah takut demo, takut kepanasan dan keahusan. saya baca berita saja. soal dukung mendukung saya dukung diri sendiri saja.

    ReplyDelete
  47. demo itu bagian dari demokrasi...tapi kalao demonya mengarah ke anarkis itu sungguh merusak citra negara sendiri.

    ReplyDelete
  48. lagi nyari demo-demo masak ...
    mumpung lagi tanggal tua ..
    lumayan kan kalau disuruh ngicipin testernya ...

    ReplyDelete
  49. ah ah masalah politik, ga ikutan ah

    ReplyDelete
  50. Wah, demo lagi yah sob, saya juga paling tdk suka kalo demo anarkis, biarlah demo tp yg sewajarnya aja..
    tetap semangat sob

    ReplyDelete
  51. Dua hari terakhir ini aku banyak membaca postingan tentang SBY dan pro kontranya. ^_^

    ReplyDelete
  52. Semoga saja yg kemarin mau demo dah baca postingan ini. Harusnya semua mikir untung ruginya demo ya..? Kalau sekedar menumpahkan uneg2 dg teriak2 sih tidak menyelesaikan masalah... apalagi jika ternyata malah mengganggu banyak orang.
    BTW, aku suka dg usulan judul postingan yg kedua. Kira2 kemarin ada gak ya yg buat postingan itu..? hehehe

    ReplyDelete
  53. biarpun nyimak agak teLat, enggak apa2 deh ikutan demo disini. demo nuLis komentar sebagai tanda kaLau saya udah dateng, huahahaha...

    nyimak, komentar Prof Ernas. emang setan anonim udah muncuL Lagi yah, kemarin2 di konten saya pun ada yang nyangkut satu tapi komentarnya adem ayem tapi agak daLem. masih bisa di handLe sih, jadi saya enggak teriak2. hehehe...

    ReplyDelete
  54. Wah klo saya jujur aja saya jg Bukan pro SBY ne sob , bis kerja'annya nyanyi doank tu pk SBY nya :), tapi saya jg kurang setuju tu klo Demo nya sampai mengganggu aktivitas Orang lain.

    ReplyDelete
  55. Demo yg sering terjadi sekarang ini mrupakan luapan kesal kepada pemerintahan sekarang ini. terutama presiden kita...

    ReplyDelete
  56. lagian kalo dibandingin sama Soeharto, keadaan kita skg spt ini bukannya warisan Soeharto?

    ReplyDelete
  57. Semoga tulisan anda dibaca oleh orang2 yang suka demonstrasi karena hobi ataupun karena dibayar.

    ReplyDelete